
Tancepers pernah makan popcorn? Rasanya gurih dan enak, tapi nggak bikin kenyang banget kan? Nah, nyaris serupalah dengan fim I Love You Mas Bro ini: ringan, lucu, tapi ketika Tancepers keluar ya udah, begitu aja. Nggak percaya? Cius? Miapah kamuh? Oke, baca terus review di bawah ini ya.
Kisahnya mengenai empat bersaudara laki-laki, yaitu Bagus, Alim, Rizky, dan Vina. Eh, katanya laki-laki, kok ada nama Vina-nya? Ternyata eh ternyata, ini adalah semacam twist mini di mana Vina ternyata adalah laki-laki yang kerap didandani seperti perempuan. Udah bisa ditebak dong, kelakuannya Vina macam apa?? Akrab dengan lipgloss, cermin, dan mascara. Sebenarnya, kondisi ini semacam klise di dunia film dan sinetron bahwa yang namanya kemayu itu harus digambarkan berhubungan dengan komestik. Sayang ya, padahal banyak tuh orang-orang yang kemayu tapi nggak ada hubungannya sama kosmetik.
Oke, back to sinopsis. Singkat kata, orangtua keempatnya meninggal dalam kecelakaan (yang soooo cliche) sehingga membuat empat bersaudara ini yatim-piatu. Maka, dimulailah usaha mereka untuk bersatu-padu mengurus rumah tangga. Seakan kemalangan mereka masih kurang lengkap, masih adapula bos mafia jahat nan bodor yang menagih utang keluarga.
Oke, dari segi lelucon, film ini bisa dibilang cukup boleh diacungi jempol. Banyak celotehan dan tingkah laku dari para pemain utamany hingga si bos jador (jahat namun bodor) yang mengundang tawa. Dan, maksud admin mengundang tawa di sini adalah TERTAWA. Bukan ketawa yang mesem-mesem, malu-malu, atau ketawa 'apa sih ini? nggak lucu banget, tapi kok yang lain pada ketawa ya udah gue ikutan deh'. Tapi, ketawa yang terbahak-bahak.

Anugerah scene stealer terbaik jatuh untuk Cecep Reza yang sanggup menghidupkan tokoh Rizky si tukang makan dengan baik, Joe P. Project sebagai bos mafia jador yang selalu berhasil bikin ketawa satu bioskop, dan Tya Ariestya yang dengan keunyuan plus suaranya yang serak-serak seksi itu berhasil menyihir satu bioskop. Yang boleh diacungi jempol adalah penampilan Bobby Samuel juga yang kelihatan total memerankan Vina dengan baik (aslinya cakep lho, saudara-saudara. Dor top suer metal deh). Nah, sayangnya dua aktor yang harusnya sudah punya jam terbang tinggi, yaitu Ramon Y. Tungka dan Andhika Pratama malah terlihat standar dan biasa aja. Kayak yang nggak ada bedanya dengan peran-peran sebelumnya (eh, emang peran mereka sebelumnya apa yak?)
Anyway, adegan-adegan dalam film ini bisa dibilang klise dan FTV banget (hanya dalam rasio yang lebih besar dibanding tivi). Dialog-dialognya juga bisa dibilang cheesy. Mungkin nggak sih ada anak SMA masa kini yang merayu pujaan hatinya dengan bilang "Gue nggak pengen cuma eksis dalam pergaulan, tapi juga eksis dalam hidup lo!" (#eaaaaa). Yah, intinya nikmati aja film seringan dan serenyah popcorn ini tapi jangan berharap akan bikin perut kenyang. Paling begitu kelar nonton Tancepers langsung nyari makan berat macam nasi campur ala Bali.