
Lama tidak terdengar kabar mengenai biopik Kartini yang sedang dikembangkan Legacy Pictures, pada hari Kamis (14/7) kemarin, bertempat di XXI Lounge, Djakarta Theater XXI, Thamrin, digelar jumpa pers sekaligus syukuran Kartini. Selain pemotongan tumpeng, acara yang dihadiri oleh Robert Ronny selaku produser, Hanung Bramantyo sebagai sutradara, Dian Sastro, Adinia Wirasti, Acha Septriasa, Ayushita Nugraha, Christine Hakim, Deddy Sutomo, Denny Sumargo, Djenar Maesa Ayu, Nova Eliza, dan beberapa kru Kartini ini juga menyuguhkan test cam yang dikatakan Hanung sebagai “sekadar main-main”.
Proses syutingnya sendiri direncanakan mulai Juli ini dengan mengambil lokasi di Jakarta, Yogyakarta, dan Belanda. Naskah tidak lagi dipegang oleh Dirmawan Hatta, namun kini oleh Bagus Bramanti (Mencari Hilal) dan Hanung sendiri. Berbagai riset sudah dilakukan dan literatur pun juga sudah dibaca Hanung dan Dian yang mendapat peran sentral. Hanung sendiri menekankan kepada produser Robert Ronny bahwa biopik bukanlah film yang dapat dibuat terburu-buru alias kejar tayang. Karena itu, tidak mengherankan jika Kartini baru akan diputar pada April 2017 bertepatan dengan kelahiran pejuang emansipasi wanita Indonesia ini.
“Saya ingin film ini memberikan gambaran kepada generasi sekarang bagaimana perjuangan seorang Kartini. Karena, bisa dibilang anak-anak muda sekarang menganggap remeh sosok ini dan melihat Kartini hanya sebatas sosok yang hari kelahirannya dirayakan dengan mengenakan baju adat ke sekolah. Saya ingin mengubah persepsi itu,” pungkas Robert Ronny yang sempat merilis film komedi romantis Kapan Kawin ini.
