
Auteur pemalu Terrnce Malick dalam beberapa tahun terakhir seperti keluar dari cangkang. Pasca The Tree of Life, ia telah memproduksi 3 film baru, satu diantaranya telah tayang, yaitu To The Wonder. Dua film lagi sedang dalam proses pengeditan. Dan proses ini biasanya yang memakan waktu lebih lama. Di ruang edit ini pulalah Malick terkenal akan 'kemampuannya' membentuk kisah dan merombak total naskah awal yang digunakan saat pengambilan gambar sehingga seringkali terbentuk kisah baru dari perspektif yang jauh dari rencana awal (Contoh: The Thin Red Line). Dan di ruang editing ini pulalah Malick tidak segan untuk menghapus beberapa adegan bahkan menghilangkan pelakon dari filmnya demi kebutuhan ceritanya.
Jadi, wajar jika Michael Fassbender tidak yakin bahwa dirinya akan masuk dalam final cut film drama arahan Malick yang berlatar sebuah festival musik di Austin, Texas. Film yang masih belum memiliki judul ini merupakan satu dari dua proyek Malick yang sedang diproses di ruang edit (satu lagi berjudul Knight of Cups). Dalam wawancara dengan majalah GQ edisi November, Fassbender menyatakan bahwa dirinya tidak sepenuhnya yakin bahwa dirinya akan masuk dalam final cut film ini. Namun Fassbender menyatakan bahwa dirinya masih dipanggil untuk melakukan voice-over beberapa adegan. Semoga ini pertanda baik baginya.
Film terbaru Michael Fassbender, 12 Years A Slave telah tayang secara terbatas di Amerika Serikat, dan akan tayang luas secara bertahap, termasuk di Indonesia.
.jpg)