
Penghujung bulan Januari, tidak berlebihan jika moviegoers dan penggemar komik terbelalak saat nama Jesse Eisenberg diumumkan sebagai pemeran Lex Luthor di film Man of Steel 2. Pemilihan Eisenberg memang mengejutkan banyak pihak, karena selama ini banyak pihak yang menduga bahwa Lex Luthor akan diperankan oleh aktor yang usianya jauh lebih tua. Mungkin kata menginginkan pemeran yang lebih tua lebih tepat, dengan nama Bryan Cranston selalu disebut-sebut dalam pembicaraan mengenai Lex Luthor ini; dimana sebetulnya, ini murni keinginan fans, karena Cranston tidak pernah sama sekali diajak bertemu oleh Warner Bros., DC Comics dan Zack Snyder untuk peran ini. Keinginan banyak fans agar Cranston memerankan karakter nemesis Superman ini pun mulai terusik, saat terdengar kabar pada Desember lalu bahwa Warner Bros. menginginkan Joaquin Phoenix untuk peran ini. Saat itu tidak ada kabar lanjutan mengenai Phoenix dan peran Lex Luthor, dan banyak yang mengira ini sekedar wacana saja. Namun sesungguhnya, dari sini bisa dilihat arah yang akan diambil Warner Bros., DC Comics, dan Zack Snyder untuk pemeran Lex Luthor: Mereka ingin aktor yang lebih muda dibandingkan para pemeran Lex Luthor sebelumnya (Gene Hackman dan Kevin Spacey).
Rumor mengenai Joaquin Phoenix didekati untuk peran Lex Luthor ternyata benar adanya. Dalam sebuah lansiran artikel dari situs web The Hollywood Reporter, dikabarkan Joaquin Phoenix memang sempat diajak bertemu oleh Warner Bros. untuk memerankan Lex Luthor, namun ia menolaknya. Penolakan Phoenix ini tidak disertai dengan alasan yang jelas. Namun melihat kecenderungan Phoenix yang sangat picky dalam mengambil peran, penolakannya dirasa sangat wajar.

Yang unik dari laporan ini justru fakta mengenai Adam Driver yang ternyata didekati juga untuk peran Lex Luthor. Adam Driver memang sempat santer dikabarkan akan mendapatkan peran di film ini. Namun rumor yang muncul bulan November lalu itu menyatakan/memperkirakan bahwa Driver akan memerankan Nightwing aka. Dick Grayson; bekas sidekick Batman yang dulunya memiliki alter ego Robin. Pada saat itu Driver sendiri menjawab secara terang-terangan, bahwa ia tidak diminta untuk memerankan karakter Nightwing oleh Warner Bros. Dan kini jawabannya jelas sudah. Ia memang tidak diminta memerankan Nightwing, tetapi Lex Luthor. Driver akhirnya menolak permintaan ini, karena ternyata jadwalnya berbenturan proyeknya yang lain. Dan pada akhirnya Jesse Eisenberg lah yang terpilih menjadi Lex Luthor di film Man of Steel 2.
Pemilihan Eisenberg sendiri membuat banyak pihak meradang, terutama fanboys. Mereka merasa bahwa Eisenberg tidak pantas memerankan Lex Luthor yang ikonis itu. Lalu, mengapa Warner Bros. menjatuhkan pilihan ke Eisenberg (dan sebelumnya meminta Driver dan Phoenix) untuk peran Lex Luthor? Sebetulnya, hal ini seharusnya sudah bisa dapat diduga oleh banyak pihak terutama fanboys. Warner Bros., DC Comics, dan Zack Snyder sudah jelas akan membawa kisah Superman ke arah yang baru. Hal itu sudah mereka mulai dengan memperkenalkan kostum baru tanpa celana merah di film Man of Steel. Kostum ini sejalan dengan perubahan yang juga dilakukan di komik Superman sejak tahun 2011. Dan perubahan yang diikuti Snyder pun kini termasuk dalam merubah umur Lex Luthor di layar lebar. Iterasi Lex Luthor di beberapa graphic novel terbaru menggambarkan bahwa, Luthor merupakan teman masa kecil dari Clark Kent. Dan jika mereka adalah teman sepermainan, tentunya usia mereka tidak akan jauh berbeda. Aktor Henry Cavill sendiri baru berusia 30 tahun dan digambarkan berusia 33 tahun di film. Pemilihan Eisenberg yang seusia dengan Cavill sesungguhnya adalah pilihan yang tepat. Begitupun jika Adam Driver yang terpilih, karena Driver saat ini berusia 30 tahun. Bahkan pendekatan pada Joaquin Phoenix yang berusia 39 tahun pun masih bisa diterima, karena ia masih berada dalam kisaran usia 30an.

Pemilihan Eisenberg memang membuat banyak pihak geram, sama halnya ketika Ben Affleck terpilih menjadi Batman untuk film ini. Namun ingat, dunia pernah meributkan fakta bahwa seorang aktor muda terpilih untuk memerankan karakter Joker di film The Dark Knight. Dan pada akhirnya, duniapun terbungkam menyaksikan kehebatan akting mendiang Heath Ledger sebagai The Joker. Jadi, kenapa para nay-sayers tidak memberikan kesempatan kepada Eisenberg? Toh, iapun sudah resmi terpilih memerankan karakter botak yang licik itu. Dan patut diingat, nominasi Oscar yang Eisenberg pernah dapatkan adalah untuk peran dimana ia menjadi orang brengsek yang licik.
Man of Steel 2 akan tayang pada 6 Mei 2016.
