David Fincher Batal Menyutradarai Biopic Steve Jobs

by abn


David Fincher Batal Menyutradarai Biopic Steve Jobs

Masih terkait David Fincher, beberapa waktu lalu kami memberitakan bahwa David Fincher dan Aaron Sorkin kemungkinan besar akan kembali bekerjasama melalui sebuah biopic untuk pendiri Apple, Steve Jobs. Sorkin sudah menulis draft naskah berdasarkan  biografi resmi Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacson dimana ia menulis 3 segmen real-time selama 30 menit untuk film ini yang menyoroti 3 momen penting dalam karir Jobs. Fincher pun sudah mengajukan syarat kepada Sony bahwa ia akan menyutradarai film ini jika Christian Bale mau menjadi Steve Jobs. Namun ternyata, Fincher pun mengajukan persyaratan lain selain Bale. Dan persyaratan lain inilah yang membuat Sony memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Fincher di film ini.

Menurut THR, Sony memutuskan untuk mencari sutradara lain, setelah mereka keberatan dengan dua persyaratan yang diajukan oleh Fincher. Dua persyaratan itu adalah, Sony harus membayar down payment untuk honor Fincher di awal sebanyak USD 10 juta, dan Fincher memiliki kontrol penuh atas marketing filmnya. Dua hal ini langsung ditolak Sony. Keduanya memang memiliki kerjasama yang luar biasa bagus saat Sony merilis The Social Network. Namun Sony belajar dari pengalaman saat mereka merilis The Girl With The Dragon Tattoo tahun 2011, dimana Fincher diberi kuasa penuh untuk marketing filmnya, termasuk tagline The Feel Bad Movies of Christmas dan poster logam yang tidak bisa dipasang di bioskop-bioskop. Dengan budget USD 90 juta (termasuk besar untuk film dengan rating R), dan dengan pendapatan total yang hanya memberikan keuntungan tipis, Sony merasa film tersebut adalah sebuah kegagalan. Itu juga yang menjadi pengganjal majunya sequel film ini, The Girl Who Played With Fire.

Berita ini tentunya mengecewakan banyak penggemar Fincher dan Sorkin. Keduanya terbukti menghasilkan sebuah hit besar melalui The Social Network bersama Sony; sebuah film yang sangat pantas mendapatkan tropi Best Picture Oscar. Jika Sony mengacu pada pengalaman The Girl With The Dragon Tattoo, tampaknya ini adalah langkah yang salah. Karena biopic Jobs sebetulnya sesuatu yang lebih menjual, mengingat basis fans yang besar dari pengguna Apple. Dan jika Fincher menginginkan kontrol penuh atas pemasaran film ini, itu karena ia paham betul apa yang ingin dia jual. Semoga Fincher mau melunak, dan Sony masih berminat untuk menggunakan jasanya, sehingga dream team Fincher-Sorkin bisa terwujud lagi melalui film biopic Steve Jobs ini. Namun, jika ternyata keduanya tidak menemukan solusi, tampaknya kita harus berpuas dengan Gone Girl yang akan dirilis tahun ini.

Artikel Terkait