
Perfilman Indonesia kini memang sedang memasuki masa-masa bangkit dari keterpurukannya dengan semakin banyak film berkualitas yang diputar di bioskop-bioskop tanah air. Namun, itu saja belum cukup. Diperlukan kegigihan yang lebih kuat dari para insan perfilman lokal untuk dapat menguasai pasar di negaranya sendiri.
Untuk itulah Equator Film Expo (EFX) hadir menggebrak Tanah Air pada tahun ini. Dengan adanya EFX Film Forum yang mengambil tema France In Focus, insan perfilman akan diajak untuk memahami lebih dalam mengenai film. Acara yang akan digelar pada 27—30 Maret 2015 ini meliputi seminar, konferensi, workshop, masterclass, serta panel yang menyajikan topik-topik menarik, di antaranya seputar strategi pemasaran dan perilisan film, promosi, produksi poster, penulisan naskah, trailer dan teaser, pelatihan akting, ekspor dan penjualan film, pitching film, dan masih banyak lagi yang lainnya. Tersebar di Institut Francais Indonesia, Plaza Indonesia XXI, Skye, dan Grand Hyatt Jakarta, EFX Film Forum: France in Focus siap menghadirkan tokoh-tokoh penting dalam industri film Perancis, di antaranya adalah Pascal Luneau, Marion Cotilard, Bruno Chatelin, dan Carole Joly. Semuanya hadir memberikan materi-materi seputar film dan produksinya yang tentu akan sayang untuk dilewatkan.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, turut memberikan dukungannya dalam pergelaran EFX Film Forum: France In Focus. “Empat hari nanti harus dihadiri oleh insan film Indonesia. Ini penting untuk mengetahui kekurangan film Indonesia dan apa yang perlu dimajukan dari industri film Indonesia,” ujarnya dalam acara konferensi pers EFX Film Forum: France In Focus di Burgundy Bar & Lounge pada Kamis, 12 Maret 2015. Dukungan serupa juga dilontarkan oleh Kemala Atmodjo, Pengamat Perfilman dari Badan Perfilman Indonesia. Ia mengaku senang melihat penyelenggaraan EFX Film Forum: France In Focus mengingat ini juga merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan insan perfilman Indonesia dalam menghadapi MEA.

Duta EFX Film Forum tahun ini, Julie Estelle, yang juga menjadi pemeran dalam Filosofi Kopi, bahkan sangat menantikan Acting Coaching yang akan dibina oleh Pascal Luneau. “Saya pribadi akan mendapat banyak manfaat dengan EFX Film Forum ini. Wawasan dan pemahaman saya soal akting dan dunia film akan meningkat dan menambah jaringan saya dengan penggiat internasional.”
Rangkaian acara EFX Film Forum: France In Focus akan berakhir pada 30 Maret 2015, bertepatan dengan peringatan Hari Film Nasional. Selain itu, dalam rangkaian acara EFX Film Forum: France In Focus ini, akan diputar juga premiere dua film Indonesia, yaitu Guru Bangsa: Tjokroaminoto garapan Garin Nugroho dan Filosofi Kopi garapan Angga Dwimas Sasongko. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa EFX memang merupakan jembatan bagi para insan film Indonesia untuk dapat membawa film-filmnya dilihat oleh dunia dalam acara internasional seperti EFX Film Forum: France In Focus ini.