
Jakarta, 29 April 2016- Salah satu event tahunan yang ditunggu-tunggu penikmat film Indonesia hadir kembali! Europe on Screen persembahan istimewa dari Kedutaan Besar Uni Eropa yang diselenggarakan setiap awal Mei tiap tahunnya kini siap menyambut Jelata. Menyambangi 6 kota besar di Indonesia dan mempersembahkan 78 film berbagai genre, Europe On Screen tetap menjadi event favorit yang dapat ditonton secara gratis oleh semua masyarakat tanpa dipungut biaya.
Acara yang diselenggarakan dari 29 April 2016—8 Mei 2016 ini telah dibuka lewat opening ceremony di Studio 1, XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta pada Jumat 29 April 2016 pukul 19.30 WIB. Diawali dengan sambutan hangat dari Duta Besar Uni Eropa untuk wilayah Asia Tenggara Mr. Vincent Guerend, Duta Besar Italia untuk Indonesia Mr. Vittorio Sandalli, dan Mr. Orlow Seunke sebagai Festival Director Europe on Screen, acara ditutup dengan penayangan Viva la Liberta (Long Live Freedom), film Italia keluaran tahun 2013, sebagai opening film.

Meski acara diundur 30 menit karena bentrok dengan penayangan Captain America: Civil War di studio yang sama, semua undangan tetap menunggu dengan antusias dan sesekali menikmati makanan kecil yang telah disediakan pihak acara. Menjelang pukul 19.30, para undangan sudah mulai mengantre di depan Studio 1 agar mendapatkan kursi terbaik. Di antara para undangan dari media partner, terlihat Moniek Kramer, scriptwriter film drama Accused (2014) asal Belanda yang memakai baju berpotongan kebaya berbahan brokat, sutradara film biografi komedi Italo Barocco (2014) asal Italia yang selalu membawa boneka anjing kecil berkalung ‘Italo’, dan juga aktor dan seniman Slamet Rahardjo yang sesekali berfoto dengan tamu undangan dari Eropa.
Sebagai pemberi sambutan pertama, Duta Besar Uni Eropa Mr. Vincent Guerend mengatakan kekagumannya pada acara Europe on Screen yang tiap tahunnya selalu menyuguhkan film-film yang tidak biasa bagi penikmat film di Indonesia. Mr. Guerrend berharap, dengan ditayangkannya film Eropa dalam bentuk festival, akan semakin banyak warga Indonesia yang dapat ‘melihat’ Eropa lewat jendela yang berbeda. Beliau juga berharap, film-film yang disuguhkan dalam Europe on Screen tahun ini akan menimbulkan kesan yang mendalam bagi para penonton.

Pada sambutan berikutnya, Duta Besar Italia untuk Indonesia Mr. Vittorio Sandalli mengatakan kebanggaannya karena di tahun ini Europe on Screen menayangkan 7 film Italia dengan berbagai genre. Hal itu, menurutnya, merupakan sebuah ‘aspiration to society’ dan diharapkan dapat ‘share a lot of ideas and to be compared.. and sharing the mutual things amongst other.’ Sambutan ditutup oleh Mr. Orlow Seunke sebagai Festival Director Europe on Screen. Sambil mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu pelaksanaan acara Europe on Screen 2016, Mr. Seunke juga mengabarkan akan ada kejutan berupa live music scoring yang dimainkan langsung oleh live orchestra di penayangan satu film. Acara pun ditutup dengan diputarnya film Viva la Liberta (Long Live Freedom) dan ketika pulang, para undangan diberi goodie bag biru berlogo European Union.
Ditemui secara singkat seusai pemutaran film Viva la Liberta, Mr. Orlow Seunke mengatakan bahwa Europe on Screen tahun ini akan lebih terasa festival dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya outdoor screening alias layar tancap, Mr. Seunke berharap para penikmat film dapat merasakan feel yang berbeda disbanding EOS tahun sebelumnya. Beliau mengatakan, di tahun kelima ia menjabat sebagai Festival Director Europe on Screen ini, acara EOS semakin dikenal dan semakin mendapat sambutan hangat oleh para penikmat film baik tua maupun muda. Dan hal itu merupakan pencapaian yang membuatnya bahagia selaku Festival Director.
