
Jakarta, 26 April 2016 - Film pendek Indonesia kembali menunjukkan tajinya di ajang film internasional. Film pendek Indonesia yang dibesut oleh Wregas Bhatuneja, berjudul Prenjak (In The Year of the Monkey) resmi terpilih sebagai peserta kompetisi film pendek di Semaine de la Crituque atau International Critics’ Week ke 55 di Cannes, Perancis. Ajang yang diselenggarakan oleh asosiasi kritikus film di Perancis ini akan berlangsung pada 12-20 Mei 2016, bersamaan dengan festival film Cannes itu sendiri.
Prenjak mengisahkan tentang Diah dan Jarwo yang terlibat dalam sebuah transaksi. Diah yang didesak kebutuhan ekonomi, menawarkan Jarwo untuk membeli korek api dengan harga tinggi yang bisa dipakai untuk melihat anggota tubuh tertentu miliknya. Film ini akan ditayangkan secara perdana di Critics’ Week.
Ini bukan kali pertama film pendek Wregas meraih penghargaan. Sebelumnya, filmnya yang berjudul Lemantun menang di XXI Short Film Festival 2015, Lembusura masuk dalam kompetisi Berlin International Film Festival 2015, atau The Floating Chopin di Hong Kong International Film Festival 2016.
Prenjak akan berkompetisi dengan 10 film pendek dari berbagai negara yang dinilai oleh dewan juri internasional. Masuknya Prenjak di ajang ini menyusul film pendek karya Lucky Kuswandi yang berjudul The Fox Exploits The Tiger’s Might yang masuk kompetisi yang sama pada tahun sebelumnya.
