Petualangan empat penguin ini kini sudah melebar hingga menjadi agen rahasia guna menumpas gurita jahat. Lucukah?

DreamWorks Animation yang bekerja sama dengan 20th Century Fox akhirnya merilis Penguins of Madagascar. Film berdurasi 92 menit ini sudah cukup menuai pujian dan juga kritik dari berbagai media. Geng penguin ini pun sudah terlebih dulu mendarat di Tiongkok pada tanggal 14 November lalu dan hingga saat ini telah berhasil meraup keuntungan sebesar 11.3 juta dolar, menduduki posisi kedua di box office Tiongkok setelah Interstellar.
Action-comedy animasi garapan Simon J. Smith dan Eric Darnell ini mengisahkan empat sekawan penguin, yaitu Skipper (Tom McGrath), Kowalski (Chris Miller), Rico (Conrad Vernon), dan Private (Christopher Knights) yang beraksi melawan Dr. Octavius Brine/Dave (John Malkovich). Ia meracik ramuan ‘serum medusa’ yang akan membuat semua hewan yang dicintai manusia akan berubah menjadi menakutkan. Dengan bantuan North Wind, para penguin ini saling bahu-membahu menyelamatkan satu anggota mereka yang diculik.

Empat sekawan penguin ini awalnya muncul dalam Madagascar (2005) dan berhasil mencuri perhatian banyak orang sampai-sampai muncul spin-off seri animasi di Nickelodeon. Setelah menunggu sejak tahun 2009, akhirnya DreamWorks Animation merilis film ini. Dengan membawa nama Benedict Cumberbatch dan John Malkovich sebagai pengisi suara dua karakter penting dalam film, tentulah ini menjadi daya tarik tersendiri.
Beragam kelucuan dari dialog antar tokoh dan aksi-aksi spionase khas para penguin adalah nilai plus dari film ini. Bagaimana cara mereka menyusup ke tempat musuh, bernegosiasi dengan teman dan lawan, hingga polah mereka ketika berkejaran sangatlah menghibur. Angkat topi untuk Michael Colton dan John Aboud selaku penulis naskah karena berhasil membuat dialog yang kaya dengan permainan kata dan selalu mengundang tawa. Simak baik-baik ketika Dave memanggil nama tiap anak buahnya (yang juga gurita) karena segala lawakan dan pelesetan kata yang digunakan membuat penonton melongo dan pastinya meledak dalam tawa.

Sayang, dengan banyaknya dialog dengan pengucapan yang cepat dan gaya bercanda yang cenderung selengean, kemungkinan film ini justru tidak terasa lucu di mata anak-anak karena lawakan yang diusung cenderung ‘dewasa’. Adegan high five (yang disebut sebagai high one oleh para penguin) yang saling menepuk tangan satu sama lain dan berakhir dengan tamparan di pipi juga terasa sedikit ‘bahaya’ bila disaksikan anak-anak. Peralatan spionase yang serba canggih milik agen rahasia ‘North Wind’ pun selintas mengingatkan kita pada gaya film James Bond atau bahkan Finn McMissile, tokoh agen rahasia Inggris dalam Cars 2 garapan Disney sehingga tidak terasa keren atau canggih. Akan tetapi, ide cerita yang mengangkat keakraban Skipper, Kowalski, Rico, dan Private dalam menghadapi berbagai petualangan yang berakhir dengan pesan ‘pentingnya nilai kekeluargaan’ dapat ditangkap dengan mudah, sehingga film ini cocok untuk ditonton siapa saja. Ajak teman atau pasangan jika ingin menyaksikan film animasi yang kocak serta penuh gerak dan ajaklah anak untuk menonton ini karena toh film ini mengisahkan penguin-penguin imut yang beraksi lompat sana-sini. Semua pasti terhibur!