Independence Day: Resurgence - Penyerangan Alien yang Tidak Berguna.

by Mr. P

Independence Day: Resurgence - Penyerangan Alien yang Tidak Berguna.
EDITOR'S RATING    

Seharusnya Bumi musnah pada serangan Independence Day pertama sehingga sekuel ini tidak pernah ada.

Roland Emmerich sudah dikenal di dunia sebagai sutradara yang piawai dalam membuat film mengenai disaster atau bencana dengan efek yang luar biasa. Karya fenomenalnya bisa kita lihat dari 2012 dan Independence Day yang menjadi hits saat rilis di seluruh dunia. Kesuksesan 2012 bisa dibilang mendompleng rumor mengenai kiamat yang datang dari ramalan bangsa Maya kuno, sedangkan Independence Day adalah pionir film-film serangan alien yang waktu itu sedang naik daun di ranah Hollywood. Namun setelah itu Emmerich tampak kehilangan sentuhannya sehingga terpaksa untuk membuat sekuel tidak perlu dari Independence Day yang diberi embel-embel Resurgence.

Dari premisnya saja kita sudah yakin bahwa penduduk Bumi akan menang kembali. Sudah banyak alien yang mencoba menyerang Bumi namun tidak ada yang pernah berhasil satupun. Seharusnya mereka yang menyerang Bumi pada film pertama Independence Day sadar jika menaklukkan Bumi adalah hal yang tidak mungkin. Jadi mereka tidak perlu susah-susah datang kembali untuk kedua kalinya hanya untuk dijadikan bahan lelucon yang bisa dikalahkan sembari bersenda gurau garing oleh penduduk Bumi. Ya, Independence Day: Resurgence adalah sebuah kesalahan besar dari Emmerich. Tidak ada hal baru apapun yang ditawarkan dalam film ini. Semuanya terlihat seperti pengulangan yang sama seperti film pendahulunya hanya minus Will Smith dan kebanyakan bintang muda yang annoying sepanjang film.

Mengambil masa 20 tahun setelah film pertama, sekarang Bumi sudah digambarkan sebagai planet yang maju dan bersatu. Mereka menggunakan teknologi alien dan mengadopsinya menjadi teknologi canggih yang bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk perlindungan dari serangan serupa. Namun, sebuah sinyal pertolongan dari bekas kapal alien lama diterima oleh kapal induk dan mereka kembali menyerbu Bumi. Semua orang yang dahulu selamat dari penyerbuan pertama sekarang menderita sebuah kelainan di mana mereka bisa merasakan kehadiran alien tersebut dan memperingati penduduk yang sudah terlena.

David Levinson (Jeff Goldblum) yang sekarang sudah menjabat sebagai direktur unit Area 51 bersama Jendral Adams (William Fichtner) mencoba mencari cara untuk kembali mengalahkan alien yang muncul dengan kekuatan berkali lipat dari saat pertama kali datang. Namun saat mereka sudah putus asa, sebuah pesawat asing baru muncul dan menawarkan solusi bagi mereka.

Menyaksikan film ini terasa sangat menyita waktu. Selain cerita yang dipanjang-panjangkan, para pemain di film ini tidak ada yang berakting serius seolah-olah mereka dalam bahaya, semua happy dan ceria serta bertarung dengan alien layaknya sedang bermain dengan anak TK. Tak ada ketakutan, tidak ada momen putus asa, bahkan pada saat terjepit masih bisa mengeluarkan joke super garing yang membuat mulas. Menggamit bintang-bintang muda seperti Liam Hemsworth (The Hunger Games), Maika Monroe (It Follows) dan bintang muda Cina Angela Baby (Agent 47) jelas sekali film ini ingin menyasar pasar remaja baru yang tidak familiar dengan film pertamanya. 

Mungkin jika ada sisi baik dari film ini adalah kemampuan Emmerich dalam membuat efek untuk film-film bencana dan itu sudah tidak diragukan lagi. Namun itupun tak menolong film Independence Day: Resurgence ini untuk menjadi sekedar hiburan semata. Sangat, sangat, sangat membosankan. Sepertinya tidak perlu lagi menambahkan kata-kata buruk untuk film ini biarkan penonton sendiri yang menjadi saksi. Toh buktinya masih ada yang bertepuk tangan setelah film ini usai di bioskop. Saran saya, hemat saja uang Jelata untuk film lain, kecuali memang tidak ada tontonan lain. 

Artikel Terkait