Moana: Keajaiban dari Samudra

by Ireuna

Moana: Keajaiban dari Samudra
EDITOR'S RATING    

Setelah kesuksesan Frozen dengan Princess Elsa dan Princess Anna, Disney kembali memperkenalkan “Princess”-nya, Moana. Kisah tentang Moana adalah petualangan yang luar biasa.

Setelah kesuksesan Frozen dengan Princess Elsa dan Princess Anna, Disney kembali memperkenalkan “Princess”-nya, Moana. Kisah tentang Moana adalah petualangan yang luar biasa. Meski Moana disebut-sebut sebagai Disney Princess terbaru, sebenarnya Moana sama sekali jauh dari kriteria “Princess”. Dalam filmnya, Moana tak terlibat percintaan, dia bukan gadis lemah, dan dia adalah penjelajah laut sejati, seperti nenek moyangnya. 

Kisahnya cukup sederhana untuk dicerna anak-anak. Untuk menyelamatkan rakyatnya, Moana harus pergi berpetualang dan melalui banyak rintangan. Moana mematahkan legenda dan mengembalikan keseimbangan Bumi. Moana kembali dengan bahagia, membawa kebahagiaan yang sama bagi keluara dan rakyatnya. Moana adalah pahlawan bagi rakyatnya dan juga bagi dunia. Sederhana memang. Bedanya, jika biasanya karakter tersebut adalah laki-laki, Moana adalah perempuan. Dia adalah gadis yang keras kepala dan dengan jelas membantah saat Maui memanggil dirinya “Tuan Putri”.

Karakter Moana sendiri cukup unik. Dengan Auli’i Cravalho (penduduk asli Hawai) sebagai pengisi suaranya, keunikan Moana benar-benar muncul. Moana tampil sebagai gadis yang benar-benar menyukai laut, bebas, pemberani, dan haus akan petualangan. Moana berhasil menjadi karakter yang mencuri perhatian. Dalam film, saat karakter protagonisnya begitu kuat, wajar jika karakter inilah yang lebih melekat, bukan ceritanya. Meski begitu, Moana dengan berani mengangkat mitos masyarakat Polinesia dalam kemasan yang menghibur.

Moana tidak terjebak dalam pakem bahwa seorang Putri harus bersama laki-laki pilihannya pada akhirnya. Moana membiarkan Putinya bebas, tampil segar dengan jiwa mudanya. Daripada mengajak penonton menangis karena karakternya menderita atau kesulitan mendapatkan cintanya, Moana justru menyentuh nilai-nilai yang lebih penting. Dalam perjalanannya, Moana mempertanyakan siapa dirinya. Peran apa yang bisa dimainkannya dalam hidup ini? Apakah cukup hanya berada di zona nyaman? Dia mempertanyakan semuanya dalam pencarian jati dirinya. Moana adalah tentang menguji kemampuan diri dan melihat sejauh mana bisa pergi. Dengan soundtrack yang megah dan membangun suasana dengan baik, Moana tampil dalam kemasan yang sempurna: cerita yang kuat, karakter ikonik, soundtrack yang bikin merinding, dan gambar yang indah. Selama 1 jam 53 menit, bisa dipastikan mata Jelata akan dimanjakan dengan pemandangan indah pulau yang hijau, lautan biru yang luas, dan langit malam penuh bintang.

Menonton Moana bisa jadi cara piknik terdekat saat akhir pekan. Film ini akan tayang 25 November 2016. Jangan lupa ajak keluarga tercinta untuk menontonnya ramai-ramai.

Artikel Terkait