Passengers: Romantika Cinta Luar Angkasa

by Prima Taufik

Passengers: Romantika Cinta Luar Angkasa
EDITOR'S RATING    

Ketika kesendirian di angkasa membuat orang jadi lupa daratan.

Ketika sebuah film bersetting di angkasa luar, maka setidaknya sebuah petualangan epik yang penuh aksi akan menjadi pikiran pertama banyak orang. Begitu juga ketika Passengers merilis trailer mereka dan orang-orang banyak yang berpikir ini akan menjadi sebuah film petualangan luar angkasa nan megah. Ternyata tebakan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kita memang disuguhkan keindahan visual angkasa luar, serta kapal angkasa nan canggih tetapi ini bukanlah sebuah film petualangan, jikapun disebut petualangan ini adalah petualangan menerima keadaan dan membuat yang terbaik dari apa yang ada. Ini adalah film romantika ala antariksa.

Dua orang dalam perjalanan dari Bumi menuju planet koloni Homestead II yang berjarak 120 tahun karena suatu gangguan terbagun 90 tahun lebih cepat dari jadwal. Mereka yang tidak mengenal satu dengan yang lain terpaksa harus hidup bersama dengan kepastian tidak akan pernah sampai ke tujuan. Dipaksa oleh keadaan merekapun terpaksa harus menerima kenyataan yang pahit. Untuk film yang merupakan ide original seperti ini untuk membuatnya spesial haruslah menggunakan aktor yang sudah dikenal banyak orang. Pilihan sutradara Morten Tyldum (The Imitation Game) untuk menduetkan Chriss Pratt (Guardian of the Galaxy) dan Jennifer Lawrence (X-Men: Apocalypse)  adalah keputusan yang sempurna.

Pratt sebagai Jim Preston dan Jennifer sebagai Aurora Lane  adalah tonggak utama film ini dan keduanya berhasil membangun chemistry yang sangat sempurna. Kekuatan akting mereka tidak perlu diragukan lagi dan sepanjang film anda akan terbuai dengan hubungan mereka dalam film ini. Dan itu adalah kunci film ini jadi ketika anda bisa menikmati itu maka film ini akan membuat anda terlena. Jajaran pembantu seperti Michael Sheen yang menjadi android juga sangat mengena perannya.

Bayangkan sebuah film romantis  yang sudah jutaan kali dibuat, dengan segala situasi, dan dialog yang sangat chessy. Semua itu ada di film ini. Hanya settingnya kali ini berada di kapal angkasa luar dengan segala teknologi canggihnya. Ditambah musik yang mengalun dengan baik serta visual yang memanjakan mata dan pasangan dengan chemistry yang sempurna, pas!

Jika anda mengharapkan sisi scientificnya jelas film ini akan membuat anda kecewa. Karena itu hanya pelengkap dari cerita utama. Memang jika setting luar angkasanya dihilangkan film ini tidak lebih baik dari ratusan film romantis yang ada. Tapi bagi yang ingin menikmati film romantis dengan rasa yang sedikit berbeda film ini pilihan wajib bagi anda.

Artikel Terkait