Ballerina: Film Animasi Pembangkit Semangat

by Ireuna

Ballerina: Film Animasi Pembangkit Semangat
EDITOR'S RATING    

Animasi pertama di awal 2017 ini bisa memberikan semangat bagi yang menontonnya.

Tahun 2017 ini, ada banyak film keren yang menanti. Namun, pada awal tahun ini, ada film animasi yang sudah siap menyambut Jelata dengan kisahnya yang penuh semangat. Ballerina akan tayang pada 4 Januari 2017 dan siap membangkitkan semangat Jelata menghadapi 2017 ini. Film animasi hasil kerja sama sineas Kanada dan Prancis ini adalah film keluarga yang tepat untuk membuka 2017. Ballerina mengisahkan tentang perjuangan seorang anak perermpuan dalam meraih mimpinya menjadi seorang penari, dalam hal ini balerina. Felicie Milliner adalah anak perempuan keras kepala yang tinggal di panti asuhan bersama anak-anak yatim piatu lainnya, temasuk Victor, sahabatnya. Felicie, seperti anak-anak lainnya, memiliki mimpi yang ingin dicapainya, yaitu menjadi seorang penari.

Ballerina menunjukkan bahwa memiliki mimpi sama sekali bukan hal yang salah. Saat memiliki mimpi, seseorang akan berusaha mencapai mimpinya itu, apa pun caranya. Meski caranya salah pada awalnya, selalu ada pembelajaran dalam proses meraih mimpi itu. Felicie belajar dengan sangat cepat dan beruntung memiliki orang-orang yang selalu mendukungnya, Sayangnya, sebagai pusat cerita, karakter Felicie tak begitu tersampaikan. Pengisi suaranya, Elle Fanning, agaknya kurang bisa menggambarkan karakter Felicie yang semangat, keras kepala, dan pantang menyerah.

Di jajaran pengisi suaranya ada Carly Rae Jepsen yang berperan sebagai Odette, orang pertama yang membantu Felicie menghadapi kerasnya kehidupan di Kota Paris. Senada dengan Elle Fanning, Carly Rae Japsen juga tak terlalu berhasil menyampaikan karakter Odette. Mungkin ini jadi pelajaran bahwa tak semua penyanyi bisa menjadi pengisi suara dan bahwa dubbing bukanlah hal yang mudah. Ini belum ditambah dengan alur yang tergesa-gesa sehingga penyampaian karakternya hanya sebatas di permukaan.

Sebenarnya, untuk ukuran film anak-anak, Ballerina sudah menyajikan dua hal dengan baik, yaitu gambar yang indah—khususnya adegan menari baletnya yang benar-benar digarap maksimal—dan klimaks yang jelas. Di film ini, ada batas yang jelas terlihat antara baik dan jahat. Semua tokoh baik akan menang dan yang jahat akan mendapatkan akibatnya. Ini tipikal film anak-anak pada umumnya. Sayangnya, hal itu tak didukung dengan alur yang mengalir. Untunglah karakter Victor berhasil menghidupkan suasana dengan berbagai tingkah konyolnya. Dane DeHaan cukup berhasil membawakan karakter Victor yang penuh harapan dan semangat. 

Artikel Terkait