Banyolan Prancis Tampil Segar dalam R.A.I.D: Special Unit

by Ireuna

Banyolan Prancis Tampil Segar dalam R.A.I.D: Special Unit
EDITOR'S RATING    

Demi meraih impiannya masuk R.A.I.D., Johanna berjuang keras dan mematahkan semua ekspektasi yang bisa dipikirkan.

Kehidupan polisi biasanya identik dengan keseriusan, kisah-kisah pembunuhan, perampokan, atau kasus-kasus mengerikan lainnya. Namun, tak begitu yang dialami oleh Johanna Pasquali (Alice Pol), seorang perempuan anggota polisi yang punya mimpi menjadi anggota R.A.I.D.. Pasquali merasa dirinya tak mendapatkan petualangan impiannya di kepolisian dan melihat bahwa R.A.I.D. adalah segalanya.

Melihat putrinya begitu ambisius masuk ke unit spesial itu, Jacques Pasquali menggunakan pengaruhnya sebagai Menteri Dalam Negeri Prancis. Pasquali akhirnya berhasil masuk ke unit spesial tersebut, namun dengan catatan bahwa mereka harus membuat Pasquali bosan dan menyerah menjadi anggota R.A.I.D.. Sayangnya, hal ini berjalan di luar dugaan. Bukannya enyerah, Pasquali malah menikmatinya dan begitu menyukai pekerjaan barunya itu.

Pada akhirnya, secara tak diduga, Pasquali berhasil menjadi anggota R.A.I.D. Bersama Eugene Froissard (Danny Boon), Pasquali menjalani banyak misi serius berupa beberapa serangan teroris di Prancis. Namun, misi yang menanti di depannya melibatkan hal yang lebih besar. 

Film produksi Pathe Internasional ini disutradarai oleh pelawak senior Danny Boon. Humor yang ditawarkan, meski cenderung slapstick, cukup segar untuk membawa para penonton tertawa sepanjang film. Ada sedikit isu feminis yang diangkat, namun tak menjadi fokus. Film ini hanya menyoroti pengalaman Pasquali menjadi anggota R.A.I.D. dan bagaimana para orang-orang di sekitarnya menyikapi keberadaan Pasquali.

Kecerobohan Pasquali diperankan dengan sangat brilian oleh Alice Pol. Kepolosan dan kebodohannya adalah sumber utama humor segar film ini. Mengenai cerita, tak ada yang istimewa dalam jalan ceritanya. Kisahnya cukup sederhana dan memang fokus untuk mengocok perut penontonnya. Konflik yang tersedia pun sama sekali bukan konflik besar dan hampir tak terasa klimaksnya. Namun, semua terbayarkan karena kekonyolan Pasquali yang membuat para penonton geleng-geleng kepala.

Film ini juga dibintangi oleh aktor kawakan Prancis, Yvan Attal (Rush Hour 3, The Interpreter). Kalau Jelata ingin menikmati humor segar ala Prancis, film ini bisa jadi tontonan menari untuk akhir pekan pada April mendatang.

Artikel Terkait