Berbeda dari film pertama, kali ini sekuel Happy Death Day menyisipkan fiksi ilmiah
Mati lalu mengulang hari yang sama berkali-kali adalah
premis Happy Death Day. Premis yang
unik ini memberikan tontonan segar yang berbeda dari film thriller remaja sejenis, seperti Scream atau I Know What You
Did Last Summer. Tidak hanya sekadar digambarkan sebagai calon korban yang
hanya bisa ketakutan, karakter Tree memutar otak dan balik melawan sang
pembunuh. Dengan premis menarik seperti ini, tidak heran jika Happy Death Day disukai dan dibuat
sekuelnya, Happy Death Day 2U.
Setelah sukses mematahkan siklus kematiannya yang
terus berulang, Tree dan pacarnya Carter menjalani hari-hari biasa. Hingga
suatu saat, teman sekamar Carter, Phan, membuat percobaan dengan mesin kuantum
fisik dan membuat Tree kembali terlempar ke Senin, tanggal 18, hari di mana ia
terus-menerus dibunuh dan bangun lagi. Namun, tanggal 18 yang dilewatinya kali
ini tidaklah sama dan ada pembunuh baru berkeliaran. Tree harus berusaha untuk
menyelamatkan teman-temannya atau ia takkan bisa kembali ke dimensinya yang
lama.
Menonton film pertama sebelum menyaksikan sekuel ini
tampaknya adalah suatu keharusan. Pasalnya, penonton bisa kebingungan jika
langsung menyaksikan film kedua. Sutradara Christopher Landon hanya menyelipkan
ringkasan cepat bagi penonton yang belum menyaksikan Happy Death Day. Namun, tetap saja jika ingin tahu
karakter-karakter yang ada dan latar belakang mereka, tonton dulu film
pertamanya.

Terlepas dari kebingungan yang mungkin melanda, Happy Death Day 2U menyajikan tontonan
yang cukup menyegarkan. Berbeda dengan slasher
remaja lain yang cenderung muram dan kelam, film berbujet $9 juta ini
menyelipkan banyak humor sehingga penonton tidak hanya dibuat penasaran dengan
pembunuh di dimensi lain ini, tapi juga akan tertawa melihat tingkah Tree yang
harus mati berkali-kali. Sayangnya, muatan sains fiksi yang tidak ada di film
pertamanya akan membuat kita cukup kebingungan. Ditambah dengan penjelasan
super cepat dan alur cerita yang berulang. Jika tidak fokus menonton, dijamin
kita akan keluar bioskop dengan penuh tanda tanya.
Jika Anda penggemar film-film slasher remaja, namun takut melihat darah, Happy Death Day 2U bisa menjadi pilihan. Misteri, lelucon, dan
pembunuhan. What could possibly more
perfect than that, right?
