Extreme Job: Polisi + Ayam Goreng = Perpaduan yang Pas

by Dwi Retno Kusuma Wardhany

Extreme Job: Polisi + Ayam Goreng = Perpaduan yang Pas
EDITOR'S RATING    

Ayam goreng tidak pernah selezat ini di layar lebar

Kisah sekelompok polisi ceroboh yang berusaha membuktikan kemampuan mereka dan malah mengakibatkan berbagai tindakan konyol bukan tema baru lagi di dunia perfilman. Namun, Korea Selatan selalu punya cara baru untuk mengemasnya menjadi sebuah film yang tidak hanya tegang, tapi juga sanggup membuat kita tertawa puas. Bagaimana caranya? Menyatukan polisi dengan ayam goreng tentu.

Sebuah tim polisi khusus narkotika melakukan kekacauan saat misi penyergapan. Lima anggotanya pun menjadi bulan-bulanan polisi lain. Di tengah kondisi tersebut, Kapten Go mendapat bisikan dari rekan sekerjanya bahwa mafia Mubae yang selama ini dicari-cari akan muncul. Ia dan timnya pun memutuskan melakukan pengintaian dari restoran ayam goreng yang terletak persis di seberang markas mafia tersebut. Sayang, di tengah pengintaian, pemilik restoran memutuskan menjual restoran karena tidak laku. Tidak ingin kehilangan target, Kapten Go pun memutuskan membeli restoran tersebut dan bersama kelima anak buahnya menyamar jadi penjual ayam goreng. Tanpa diduga, ayam mereka laku keras. Akankah misi pengintaian mereka gagal?

Extreme Job bisa dibilang merupakan film yang solid. Komedi yang dihadirkan sangat situasional. Tidak ada gaya-gaya slapstick. Semua karakter tetap ditampilkan layaknya sikap polisi: garang. Namun, kalimat-kalimat mereka yang “tidak pada tempatnya” lah yang menimbulkan tawa di sepanjang film. Tidak mau terjebak menjadi komedi, film yang sudah ditonton lebih dari 13 juta orang di Korea Selatan ini tetap menghadirkan karakter penjahat kejam yang tidak segan-segan membunuh.


Applause luar biasa patut dilayangkan kepada lima pemeran utamanya. Chemistry sebagai satu tim terasa luar biasa, tanpa dibuat-buat. Kekonyolan yang mereka hadirkan pun terasa alami, bahkan aktor senior Ryoo Seung-Ryong sekali pun tampil super kocak di sini. Dan, siap-siap lapar di tengah film atau setelah menonton karena ayam goreng yang mereka buat benar-benar terlihat enak. Bahkan, ada proses pembuatan ayam yang disorot layaknya iklan KFC.

Tidak hanya bisa membuat air mata berderai dengan drama-dramanya yang melankolis, Korea Selatan sekali lagi sukses menghadirkan film komedi yang memuaskan. Tonton dan siap-siap ngiler dengan ayam di layar.


Artikel Terkait