Temui Keajaiban Imajinasi Anak-anak di Wonder Park

by Dwi Retno Kusuma Wardhany

Temui Keajaiban Imajinasi Anak-anak di Wonder Park
EDITOR'S RATING    

Saat taman bermain impian kita jadi kenyataan

Setiap anak-anak tentu senang dengan mengunjungi taman bermain. Komidi putar, roller-coaster, bianglala, dan masih banyak permainan penuh imajinasi. Tidak hanya itu, gula-gula, permen, cokelat, dan popcorn ada di mana-mana. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun dijamin suka.

Wonder Park mungkin perwujudan dari mimpi semua anak kecil, di mana taman bermain khayalan mereka menjadi kenyataan. Namun, seperti mimpi yang harus terus dipupuk, saat imajinasi mulai ditinggalkan, taman bermain tersebut pun akan lenyap.

Wonder Park mengisahkan June yang memiliki imajinasi tinggi. Bersama sang ibu, ia membuat taman bermain yang diisi berbagai wahana seru dan menakjubkan. June menjadikan boneka-boneka miliknya sebagai pengelola taman tersebut. Ada simpanse Peanut yang bertindak sebagai desainer wahana; Boomer, beruang biru yang menyambut para pengunjung; Steve, landak yang bertugas menjaga keamanan taman; Greta, babi hutan yang menjadi tangan kanan Peanut; dan sepasang berang-berang kembar yang menjadi teknisi taman. Suatu hari, Ibu June jatuh sakit dan harus dirawat di tempat yang jauh. June pun mulai melupakan taman bermain imajinasinya. Namun, benarkah itu semua hanya khayalan?


Film persembahan Paramount Animation dan Nickelodeon Movies ini menyajikan tema yang ringan. Berbeda dari film Disney-Pixar atau Dreamworks yang memiliki pesan moral sangat kuat, Wonder Park terasa lebih ringan. Nuansa suram dalam film ini hanya ditampilkan dalam bentuk kilasan cepat saat Ibu June jatuh sakit dan harus meninggalkan rumah untuk pengobatan. Sekilas, mengingatkan kita pada kilasan di film UP.

Selebihnya, film berjalan cepat dan ringan. Tidak banyak momen ekstrim yang menyeramkan atau menegangkan. Lelucon-leluconnya pun muncul dari kelucuan para hewan saat menghadapi serangan Chimpanzombie. Film ini juga tidak memiliki sosok antagonis yang kentara. Hanya dikisahkan bahwa muncul kegelapan di langit Wonder Park dan mengubah semua boneka Peanut menjadi Chimpanzombie. Penyelesaian film ini pun dibuat mudah sehingga anak-anak pun paham.

Jika Anda bosan dibombardir dengan Captain Marvel, menyaksikan Wonder Park bisa menjadi selingan menarik. Mengingatkan kita bahwa mimpi anak-anak adalah hal yang penting di dunia.


Artikel Terkait