Kata "gokil" ternyata jadi beban untuk film ini.
Film soal guru di Indonesia termasuk jarang, apalagi yang mengambil pendekatan komedi. Dengan judul Guru-Guru Gokil, sepertinya film ini lebih menonjolkan sisi komedinya. Padahal ada juga sisi dramanya. Dikisahkan Taat Pribadi (Gading Marten) adalah anak seorang guru bernama Pak Purnama (Arswendi Nasution). Kecintaannya pada uang dan kesuksesan membuatnya tidak menjadi guru. Namun, karena satu masalah, dia "terpaksa" menjadi guru di sekolah ayahnya.
Di sekolah itu, Taat bertemu dengan guru-guru lain berkarakter yang unik, seperti Nelson (Boris Bokir), Nirmala (Dian Sastrowardoyo), Gagah (Ibnu Jamil), Indah (Asri Welas), dan Rahayu (Faradina Mufti) yang awalnya judes pada Taat. Taat lalu menemukan sebuah kasus kejahatan yang bisa mengguncang sekolahnya. Apa yang akan dia lakukan?
Silih berganti komedi dan drama dalam film ini seolah berusaha membuat kata “gokil” dalam judulnya terwakili. Sayang, semua terasa tanggung, bahkan karakter siswa-siswa yang tengil dalam film ini malah membuat judul film harusnya ditambah subjudul “siswa tengil”. Hubungan ayah-anak yang sebenarnya bisa digali lebih dalam lagi malah kurang didalami, plot komedinya pun biasa saja.

Malah salah satu titik lemah dalam film ini adalah plot kriminal dalam sekolah yang terasa dipaksakan. Padahal, tanpa subplot ini pun, kegokilan film ini tidak akan berkurang. Sebab yang ada dalam bayangan penonton jika mendengar kata “gokil” adalah film yang sepenuhnya komedi. Namun, kenyataannya malah diselipkan drama yang tanggung dan tergesa-gesa dalam penyelesaiannya.
Dengan disutradarai peraih Piala Citra untuk Skenario Asli Terbaik pada tahun 2009, Sammaria Simanjuntak, seharusnya film ini bisa lebih fokus bercerita, entah itu drama saja atau komedi saja. Sebab sayang sekali dengan deretan pemain yang bagus, ceritanya malah tergolong "biasa saja". Banyak momen yang tidak sempat selesai, tetapi sudah beralih ke momen baru. Gading Marten tampil cukup baik, tahukah Anda bahwa Gading juga memerankan guru SMP dalam film Keluarga Cemara (2018), tampaknya memang ada bakat mengajar dari anak aktor Roy Marten ini. Walau begitu film ini cukup menghibur di tengah pandemi yang masih membuat bioskop belum bisa buka.
