Cukup menegangkan, walaupun bikin bosan di pertengahan
Pada masanya, The Exorcist pernah masuk ke dalam daftar film terseram sepanjang masa. Dan, mungkin sekarang pun masih. Usaha untuk me-remake pun sudah beberapa kali dilakukan, termasuk serial yang berjalan dua musim. Di tahun 2023 ini, muncul The Exorcist: Believer. Bukan remake atau reboot, tapi kisah lain di semesta The Exorcist. Karena itu, tidak heran jika ada penampilan yang mungkin terasa familiar bagi kita yang sudah menonton film originalnya.
Dikisahkan dua anak perempuan, Angela dan Katherine, pergi ke hutan untuk melakukan pemanggilan arwah. Hal ini dilakukan bukan karena iseng semata. Angela ingin berkomunikasi dengan ibunya yang sudah meninggal sehingga ia mengajak Katherine yang dianggapnya gadis religius karena taat ke gereja. Sayang, yang mereka lakukan malah menimbulkan malapetaka saat iblis merasuki tubuh mereka. Hal ini tentu membuat orangtua keduanya dan orang-orang yang terkait dengan keluarga ini pontang-panting mencari cara untuk mengusir iblis dari tubuh Katherine dan Angela.
Believer bisa dibilang menghadirkan premis yang sama dengan film originalnya, yaitu usaha pengusiran setan yang merasuki gadis muda. Namun, kali ini yang dirasuki ada dua orang, membuat ketegangan dan horor di film ini menjadi dua kali lipat. Setiap gadis bisa dibilang memiliki momen horornya masing-masing. Beberapa adegan jumpscare juga cukup efektif dalam menakut-nakuti penonton. Bagusnya, film ini tidak menjual kengerian dari sound seperti film horor sejenis. Adegan seram yang muncul tanpa adanya petunjuk musik apa pun jelas lebih mengagetkan daripada diiringi alunan musik yang memekakkan telinga, seakan menyuruh kita menyiapkan jantung untuk yang akan terjadi selanjutnya.

Sayangnya, meski mengusung judul The Exorcist, namun pengusiran setan di film ini bisa dikatakan baru muncul menjelang akhir. Itu pun tidak terlalu memberi efek tegang dan menyeramkan. Tiga perempat awal film lebih banyak diisi oleh struggling-nya dua orangtua saat tahu bahwa anak-anak mereka dikuasai iblis dan upaya untuk mengusirnya. Adegan di awal pun seakan menjadi petunjuk bagaimana film ini akan berakhir sehingga tidak perlu menebak-nebak.
Bagi yang tidak menonton versi 1973, kehadiran Chris MacNeil di film ini cukup membingungkan. Sebagai informasi, Chris merupakan ibu dari Regan MacNeil, karakter yang diperankan Linda Blair dalam film originalnya. Sayang, kehadiran Chris ke sini tidak terlalu berpengaruh besar bagi jalan cerita Believer, hanya sekadar "pemberitahuan" bahwa film ini masih berada di dunia yang sama dengan film originalnya. Andaikata karakter Chris tidak dimunculkan pun, film tetap bisa berjalan dengan ceritanya sendiri.
The Exorcist: Believer sendiri kabarnya merupakan bagian pertama dari trilogi The Exorcist versi Blumhouse. Bagian kedua, Deceiver, akan tayang di tahun 2025. Namun, jika memang ingin mengikuti rencana awal, ada baiknya jika The Exorcist dibuat murni horor tanpa terlalu fokus pada drama keluarga. Toh, yang ingin dilihat orang bukanlah ikatan kasih sayang orangtua dan anak, tapi bagaimana menyeramkannya orang yang kemasukan iblis hingga bisa memuntir kepalanya sendiri.
