Weapons: Misteri di Balik Menghilangnya 17 Murid pada Pukul 2.17 Pagi

by Redaksi

Weapons: Misteri di Balik Menghilangnya 17 Murid pada Pukul 2.17 Pagi
EDITOR'S RATING    

Roller coaster horor yang seru ditonton beramai-ramai.

Weapons menjadi salah satu film horor yang menimbulkan rasa penasaran para pencinta film. Premisnya jelas tidak biasa: 17 anak bangun pada pukul 2.17 pagi, turun dari tempat tidur, lari keluar, dan menghilang dalam kegelapan. Materi promosi yang dihadirkan, seperti teaser dan trailer, juga tidak memberikan gambaran tentang apa film ini. Judulnya juga tidak membuat kita tahu kaitan adegan anak-anak berlari di tengah malam buta dengan senjata. Bisa dibilang, semua yang menyaksikan film ini, (kalau belum terkena spoiler) masuk dengan kondisi "buta".

Justine Gandy adalah guru baru di sekolah Maybrook Elementary School. Suatu hari, saat masuk untuk mengajar di kelasnya, ia terkejut melihat pemandangan yang tidak biasa. Nyaris seluruh murid di kelasnya tidak ada. Dari total 18 murid, 17 hilang dan hanya tersisa satu bocah laki-laki bernama Alex Lilly. Hal ini tentu menimbulkan kekacauan di sekolah, hingga seluruh kota. Pasalnya, dari pantauan CCTV dan alarm rumah, diketahui bahwa ke-17 anak itu keluar bersamaan pada pukul 2.17 malam dan menghilang dalam kegelapan. Para orang tua takut, khawatir, dan marah. Mereka yakin bahwa Gandy tahu apa yang terjadi. Namun, di sisi lain, Gandy juga sama butanya dengan mereka dan berniat menyelidiki hal tersebut sendirian. 

Gaya penceritaan film ini tidak linear, melainkan menceritakan timeline yang sama dari sudut pandang beberapa karakter. Selain dari sudut pandang si guru, ada pula orang tua murid, polisi, hingga satu-satunya bocah yang tersisa di kelas tersebut. Dengan alur yang seperti ini, Zach Cregger, selaku penulis naskah dan sutradaranya, sukses membangun lapis demi lapis misteri dalam film ini. Jelas, bukan hanya Gandy yang penasaran dengan sebab-musabab hilangnya anak-anak didiknya. Penonton pun ikut dibuat penasaran, apalagi dengan beberapa jumpscare yang, jujur, bisa membuat kita teriak atau terlonjak di kursi bioskop karena penempatannya yang tidak terduga, timing yang tidak disangka, dan sangat mengganggu.  


Tata kamera juga menjadi salah satu unggulan dari film ini. Penonton seakan berada di posisi karakter, paranoid dan terus curiga sesuatu akan terjadi. Entah itu ditempatkan di belakang karakter dan mengikutinya berjalan atau berlari, hingga ditaruh di bagian pundak serta ikut menoleh ke kiri dan ke kanan. Jadi, meski mungkin tidak ada sesuatu yang terjadi, tapi penonton dibuat berdebar-debar dan menunggu. 

Sayangnya, saat misteri satu per satu mulai terkuak dan timbul berbagai pertanyaan, ada beberapa hal yang seakan lupa dijelaskan Cregger dan dibiarkan menggantung. Hingga habis pun, tidak ada jawaban yang bisa menjelaskan pertanyaan tersebut sehingga misteri yang sudah ditumpuk sejak awal terasa diselesaikan dengan "nanggung". Meski begitu, Cregger memberikan adegan klimaks yang cukup seru dan membuat puas penonton. Kalau ditonton dengan crowd yang tepat, bisa jadi adegan tersebut akan mengundang sorak-sorai riuh saking gemas dan gregetannya. 

Weapons bisa dibilang salah satu film horor yang tidak biasa. Bukan menjual hantu-hantu ala The Conjuring, tapi disturbing ala Bring Her Back. Ada beberapa adegan yang mungkin membuat kita ngilu, jadi siap-siap saja tutup mata. Tapi, selebihnya, adalah roller coaster horor yang seru ditonton beramai-ramai.