
Bertempat di Epicentrum Walk, Jumat kemarin (8/1), film thriller yang membuka tahun 2016 Midnight Show melakukan press screening dan press conference. Sebelumnya, mereka juga mengadakan hal serupa dengan mengambil lokasi di CGV blitz BEC, Bandung. Pemutaran ini sendiri bukan untuk pertama kalinya karena sempat menjadi Surprise Movie pada acara Festival Film Korea beberapa waktu lalu sehingga beberapa kalangan yang beruntung sudah menyaksikannya lebih dahulu. Namun, hal ini tidak membuat antusiasme yang hadir pada press screening kemarin surut.
Setelah menyaksikan film yang kabarnya bolak-balik masuk LSF dikarenakan beberapa adegannya terhitung sadis dan harus mengalami pemotongan, diadakan press conference yang dihadiri para pemain, sutradara, dan produser Midnight Show. Setelah dibuka oleh ucapan terima kasih Gandhi Fernando selaku produser, acara yang berlangsung di Studio 2 tersebut berlanjut dengan tanya-jawab.
Acha Septriasa yang berperan sebagai Naya menceritakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia mencicipi dunia thriller setelah sebelumnya selalu berkutat di drama. “Ibu Acha yang juga manajernya sampai bilang ‘Tante belum pernah lho kasih izin Acha buat main film thriller, ini pertama kalinya’,” cerita Gandhi.
Ganindra Bimo dan Gesata Stella yang juga mengambil peran dalam film garapan Ginanti Rona Tembang Asri tersebut juga turut memaparkan kisah seram mereka saat syuting. “Pas syuting adegan Bimo mau nusuk gue, tiba-tiba dia terlempar ke belakang. Dua kali. Pas dicek di kamera, mata Bimo putih semua. Serem banget,” ungkap Acha. “Mungkin karena adegannya yang emang emosional plus kita lagi capek, jadi mudah untuk hal-hal yang nggak mungkin mempengaruhi. Gue juga sempat nggak bisa ngomong apa-apa waktu adegan nusuk Acha,” kali ini Stella yang membeberkan.
Meskipun begitu, para pemain mengaku puas dengan hasil filmnya. “Sayangnya banyak adegan yang harus disensor padahal kami buat dengan effort yang luar biasa. Tapi, mudah-mudahan film ini dapat diterima dan menghibur masyarakat,” tutup Acha.
