Noah Dikonversi Menjadi 3D untuk Pasar Internasional

by abn


Noah Dikonversi Menjadi 3D untuk Pasar Internasional

Minggu lalu, Disney memutuskan untuk mengkonversi film Need For Speed ke dalam versi 3D, dan kini Paramount memutuskan hal yang sama untuk film terbaru Darren Aronofsky, Noah. Epos Nabi Nuh ini dikabarkan menghabiskan uang sebesar USD 10 juta untuk mengkonversi filmnya dari versi 2D ke versi 3D. Yang unik, layaknya Need For Speed, film versi 3D ini hanya akan dipasarkan di pasaran internasional bukan domestik Amerika Serikat, dengan pengecualian Inggris, Australia, dan Perancis. Mengapa bisa begitu?

Jadi ternyata pasaran film 3D terutama yang dikonversi saat pasca-produksi telah menurun drastis di Amerika Serikat dan 3 negara lain tersebut. Namun di pasaran internasional, film 3D masih menjadi sumber pemasukan uang terbanyak dari sebuah film karena masih banyak orang yang ingin menyaksikan film dalam format 3D. Selain hal tersebut, keputusan Paramount untuk mengkonversi Noah ke format 3D dikatakan 'terinspirasi' dari kesuksesan Life of Pi yang sama-sama memiliki setting lautan/air. Hmmm... Semestinya Paramount ingat, Life of Pi memang dipersiapkan untuk 3D, dan Ang Lee menggunakan kamera 3D untuk mengambil gambar di Life of Pi. Proses konversi pun sebetulnya bisa menghasilkan kualitas 3D yang baik, akan tetapi butuh waktu lama, dan angle pengambilan gambar sudah harus dipersiapkan sejak awal (contoh: Gravity).

Yah, apapun alasan mereka, Noah nanti akan dirilis dalam format 2D, 3D dan IMAX 3D mulai 28 Maret 2014.

Artikel Terkait