Europe on Screen 2012 : Press Conference

by Jeje


Europe on Screen 2012 : Press Conference

Tancepers yang budiman dan budiwoman, seperti yang kami beritakan sebelumnya, bahwa Festival Film Eropa atau Europe on Screen (EoS)  akan kembali di selenggarakan tahun ini. Kami beruntung di beri kesempatan untuk meliput segala aktivitas di ajang bergensi yang sudah dimulai pertama kali tahun 1990. EoS 2012 merupakan festival film Eropa yg ke 12, akan berlangsung di Jakarta mulai tanggal 25 November 2012 dan ditutup pada tanggal 1 Desember 2012.

 

EoS 2012 yang diselenggarakan tahun ini menawarkan hiburan untuk penonton dari semua umur. Sebagai mata acara populer dalam kalender budaya, program tahun ini akan lebih penuh warna dan variasi. Festival ini juga akan menampilkan tema-tema yang bersifat lintas batas dan kebangsaan, seperti cinta, keluarga, penolakan dan kebencian

Pada tanggal 13 November 2012 diadakan siaran pers yg diperuntukkan seluruh awak media. Acara ini yg dimulai pada pukul 14.00 WIB,  dhadiri oleh Y.M. Mr. Nicos Panayi (Ambassador of Cyprus /  EU Presidency), Y.M Mr. Julian Wilson (Ambassador / Headof EU Delegation) dan Mr. Orlow Seunke (EoS 2012 Festival Director).

Setelah dibuka Mr. Panayi dan kemudian dilanjutkan oleh Mr. Wilson, penjelasan mengenai isi dari EoS 2012 sendiri dilakukan oleh Mr. Seunke selaku Direktur Festival. Beliau mengatakan bahwa kali ini ada 50 film, dari 31 negara Eropa yg akan berpartisipasi, diantaranya ada 34 film fiksi dan 16 dokumenter. 

Dia juga sadar bahwa selama ini film Eropa dikenal sebagai film yg “tidak mempunyai ending” atau “ending yg berat” serta “fim yg cuma ngomong saja”. Beda dengan karakter film Amerika Serikat yg terlanjur dikenal lebih “menghibur”. Oleh sebab itu, perlu merubah image bahwa film Eropa tidak lah seperti itu.

Beberapa contoh yg di ambil oleh Mr. Orlow Seunke adalah film Let Me In, yang sebenarnya adalah remake dari film Swedia yg berjudul Let The Right One In, serta film Contraband (Mark Wahlberg) yg merupakan remake dari Reykjavik – Rotterdam, sebuah film dari Islandia.

Diumumkan juga, selain memutar film-film Eropa, EoS 2012 juga mengadakan Kompetisi Film Pendek (Short Movie Competition) yang, sungguh mengejutkan, menyaring 157 peserta dimana menunjukkan talenta dan antusiasme kreatifitas Indonesia. Dari 157 peserta, sudah didapatkan 10 finalis dimana akan diambil 2 pemenang yg diumumkan pada malam penutupan EoS 2012.

Sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Sempat ada pertanyaan mengenai kenapa tidak adanya film animasi dan pengaruh krisis moneter Eropa pada dunia hiburan. Mengenai film animasi, ada penyataan dari Mr. Orlow Seunke, bahwa kemungkinan besar tahun depan akan diikutsertakan. Dan tentu saja, krisis moneter berpengaruh, namun tidak terlalu besar karena saat ini  perekonomian Eropa dalam tahap bangkit.

Dan konferensi pers ini pun di tutup oleh film The Guard. Sebuah film Irlandia yg dibuat John Michael McDonagh tahun 2011.

Y.M Mr. Nicos Panayi,

Europe on Screen is one of the longest running film festivals in Jakarta. The success of the previous European film festivals has motivated us to upgrade the format of the annual event with the aim to make it an established and invaluable exhibition of Europe’s portrait at the heart of Indonesia".

"Through the festival small and big European countries will showcase their colour and soul. This is the beauty of the old continent which is undergoing change through constant innovation and creativity and is facing the challenges with a pulse of optimism”

 

Y.M. Mr. Julian Wilson,

"In this era of globalisation films are a medium with great potential to build bridges between people of different beliefs, ideas and values. In this sense, I hope Europe on Screen 2012 will contribute to further strengthen mutual respect and understanding between Europe and Indonesia".

 

Mr. Orlow Seunke

"Enjoy the films and the festival".

So, what you’re waiting for? Come and enjoy the film and the festival.

PS : Terima kasih kepada Ibu Suryani Liauw dan Bapak Rudy Tjio

Artikel Terkait