Viddsee Juree Award Memilih Film Animasi Sebagai Pemenang Utama 'Gold Award'

by Joedi Dance


Viddsee Juree Award Memilih Film Animasi Sebagai Pemenang Utama 'Gold Award'

 

Ki-ka: Rein Maychaelson, BW Purba Negara, dan Firman Widyasmara. 

Jakarta - Setelah melalui proses seleksi dan penjurian yang sangat ketat, Viddsee Juree Award akhirnya mengumumkan para pemenang dalam Malam Penganugerahan yang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Maret 2016 di IFI Jakarta. Kompetisi yang diadakan perdana di Indonesia ini memilih film animasi berjudul 'Little Sister's Chalk' (Kapur Ade) arahan Firman Widyasmara sebagai peraih 'Gold Award' serta film dokumenter berjudul 'Of The Dancing Leaves' (Digdaya Ing Bebaya) arahan BW Purba Negara sebagai pemenang 'Silver Award'.

"Kapur Ade memiliki kemampuan dalam menyampaikan narasi cerita yang kuat sekaligus imajinasi tinggi tentang wajah dan semangat Indonesia kepada penonton asing, dengan karakterisasi unik sekaligus imajinasi tinggi," ujar Masoud Soheili, salah satu panel juri internasional. Sedangkan terpilihnya film dokumenter mengenai tiga nenek warga lereng Merapi sebagai pemenang kedua ini karena menghadirkan visual yang memukau sekaligus penuturan cerita para subyek yang menyentuh hati para penonton.

Selain itu, panel juri pun memutuskan untuk membuat kategori spesial yaitu 'Honorable Mention' sebagai bentuk apresiasi khusus pada kesepuluh finalis Viddsee Juree. Adalah 'Udin Telekomsel' arahan Rein Maychaelson yang terpilih karena memiliki narasi yang kuat sekaligus menggelitik dan unik.

Para pemenang berpose bersama panel juri internasional

 

Panel juri ini beranggotakan Masouh Soheili, sutradara film indie pemenang penghargaan asal Iran. James Lee yang adalah pembuat fill beteran dari Malaysia yang kini mendistribusikan filmnya di platform digital. Serta Eiji Shimada, sutradara asal Negeri Sakura yang memulai karirnya sebagai filmmaker indie dan kini aktif di Sapporo Short Fest.

Firman Widyasmara sebagai pemenang 'Gold Award' berhak mendapatkan hadiah liburan ke Singapura untuk mengunjungi kantor pusat Viddsee untuk dua orang serta satu unit kamera Blackmagic URSA EF senilai USD 4995. Sedangkan BW Purba Negara memenangkan satu unit kamera Blackmagic Cinema Camera EF senilai USD 1995 sebagai hadiah untuk 'Silver Award'.

Viddsee Juree Award sendiri adalah kompetisi sekaligus bentuk inisiasi Viddsee untuk merayakan para pembuat film pendek. Indonesia adalah negara pertama diadakan Viddsee Juree Award ini. Hadir dalam Malam Penganugerahan, Ho Jia Jian selaku salah satu founder Viddsee mengungkapkan, "Ini adalah upaya pertama kami untuk membawa komunitas para filmmaker yang biasanya online menjadi ajang offline. Komunitas para pembuat film ini sangat kuat, dan ini menjadi komitmen awal Viddsee untuk memperkuat ikatan ini sebagai masa depan sinema digital. Kami berharap acara seperti ini akan terus diadakan di masa yang akan datang!"

 

Uniknya lagi, para penonton dari seluruh penjuru dunia dapat menyaksikan secara langsung para finalis Viddsee Juree Award dengan cara mengakses platform online untuk film pendek, Viddsee.com.

 

Artikel Terkait