
Banyak dari kita bertanya-tanya, proyek apa yang akan ditukangi Christopher Nolan setelah berakhirnya trilogi The Dark Knight? Apakah dia akan kembali mengembangkan biopic Howard Hughes yang sempat ia siapkan sebelum Martin Scorsese menyalipnya dengan The Aviator? Atau ia akan kembali menukangi proyek-proyek kecil namun berbobot layaknya Following dan Memento?
Jawabannya (mungkin) adalah Interstellar, sebuah sci-fi flick yang naskahnya ditulis oleh sang adik, Jonah Nolan berdasarkan thesis dan teori dari fisikawan ternama Kip Thorne. HeatVision memberitakan, bahwa Nolan kini sedang dalam tahap negosiasi untuk menyutradarai dan juga menjadi produser bagi film yang berkisah mengenai wormhole, perjalanan waktu, dan semesta alternatif ini. HeatVision pun memberitakan bahwa negosiasi melibatkan persyaratan yang kompleks dan sudah berjalan selama beberapa bulan. Namun beberapa pihak yakin, dua bersaudara ini akan kembali bekerjasama melalui Interstellar.
Pada tahun 2010 lalu, diberitakan bahwa Steven Spielberg-lah yang akan menyutradarai film ini. Namun dengan padatnya jadwal Spielberg, akhirnya dia mundur. Tidak dijelaskan secara terperinci, apakah Spielberg akan kembali terlibat dalam proyek ini dalam kapasitas selain sutradara, terlebih setelah ditundanya proyek Robopocalypse miliknya.
Semula, Interstellar merupakan proyek milik Paramount. Namun dengan keterlibatan Nolan, kemungkinan proyek ini akan menjadi proyek bersama milik Paramount dan Warner Bros. di mana production house milik Nolan, Syncopy, memiliki ikatan. Jadi, silangkan semua jari kalian, semoga Chris Nolan benar-benar akan menjadi sutradara proyek ini. Jika Inception saja sudah begitu kompleks dan menakjubkan, bayangkan Nolan bersaudara membesut sebuah film sci-fi yang didasarkan dari thesis dan teori seorang fisikawan ternama mengenai perjalanan waktu dan semesta alternatif ... Can't wait!