
Saudi Arabia adalah negeri yang tertutup, dan dikenal oleh negara-negara barat sebagai negara yang menomorduakan wanita. Di sana wanita dilarang mengemudi, dan dilarang mengerjakan pekerjaan yang dianggap sebagai pekerjaan pria. Di sanapun bioskop sudah ditutup sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Namun, tahun ini segalanya berubah. Karena telah datang Wadjda, film pertama dari Saudi Arabia, yang diarahkan oleh first time director yang juga wanita, Haifaa Al-Mansour.
Wadjda berkisah mengenai Wadjda (Waad Mohammed) seorang gadis berusia 12 tahun yang mengikuti kompetisi membaca Al-Qur'an di sekolahnya demi memenangkan hadiah yang akan digunakannya untuk membeli sepeda. Selain mengikuti lomba ini, Wadjda pun berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan uang yang halal demi bisa menambah tabungannya. Namun kisah sederhana Wadjda ini diiringi oleh kenyataan pahit bahwa sang ibu berusaha keras mempertahankan keutuhan keluarga mereka di bawah tekanan sang ayah yang dominan.
Wadjda pertama kali dirilis pada London Film Festival tahun lalu. Film ini, diluar statusnya yang berasal dari Saudi, mendapatkan pujian karena kemampuannya bertutur secara jujur, penuh humor, dan menyentuh emosi para penontonnya. Haifaa Al-Mansour pun dipuji karena kemampuannya dalam menghadirkan Wadjda di tengah kondisi di mana film layaknya sebuah tabu di negerinya. Al-Mansour sendiri dikabarkan menyutradarai film ini sembari bersembunyi di dalam sebuah van mengingat faktanya ini adalah sebuah proses produksi film dan ia adalah seorang wanita.
Wadjda akan dirilis Juli ini di Inggris, sementara hak edar di Amerika Serikat telah dibeli oleh Sony Pictures Classic setelah tayang perdana di Tribeca Film Festival beberapa waktu lalu. Berikut adalah trailer dari Wadjda.