The Possession Of Hannah Grace: Lagi-lagi Horor dengan Cerita yang Lemah

by Prima Taufik

The Possession Of Hannah Grace: Lagi-lagi Horor dengan Cerita yang Lemah
EDITOR'S RATING    

Hantu yang tidak punya tujuan

Lagi, sebuah film tentang cewek kerasukan di Amerika sana mencoba menakut-nakuti orang Indonesia. Penduduk Indonesia yang sudah kebal dengan segala cerita setan harusnya akan menganggap kerasukannya Hannah Grace ini sebagai horor ecek-ecek. Namun, horor tetaplah horor. Film mengenai setan, apa pun itu, tetap membuat orang penasaran untuk menonton. Ditambah beberapa adegan kejutan untuk memuaskan adrenalin.

 

Hannah Grace dibuka dengan adegan kerasukan yang cukup lumayan. Kekuatan setan ini sanggup membunuh pastor sebelum akhirnya sang Bapak merasa kasihan dan mengakhiri semuanya. Sepanjang film, kita akan diajak untuk mempercayai jika setan yang merasuki Hannah Grace ini sangatlah kuat dan tidak terkalahkan. Akan tetapi, menjelang akhir, ternyata setan ini tidak ada apa-apanya.

 

Sebagai film horor, The Possession of Hannah Grace melakukan kesalahan klasik dengan membuka wujud setannya terlalu awal. Oleh karena itu, ketegangan yang dibangun untuk kemunculan setan di pertengahan film tidak mengejutkan lagi karena penonton sudah tahu seperti apa wujudnya. Namun, ada beberapa jump scare yang cukup lumayan membuat penonton tersentak. Sisanya hingga selesai, tidak ubahnya film aksi kelas dua.

 

Shay Mitchell (serial Pretty Little Liars) didapuk menjadi peran utama. Ia menjadi gadis depresi yang mencoba bekerja di kamar mayat agar tidak perlu berurusan dengan orang lain. Sedikit latar belakang karakter diceritakan dalam film ini, namun tidak ada hubungannya dalam pengembangan cerita sama sekali. Meski seksi, namun akting Mitchell di film ini terlihat biasa saja. Tidak ada adegan yang menuntutnya untuk berakting luar biasa dan perannya pun bisa dimainkan cewek seksi mana pun.



 

Walau di luar sana para kritikus dan penonton tidak menyukai film ini, namun untuk tontonan iseng film ini cukup memberi hiburan. Jika Anda mencari tema yang serupa, tapi dengan unsur horor yang lebih baik, The Autopsy of Jane Doe bisa menjadi pilihan.