Tidak hanya ibu-ibu, bapak-bapak bisa jadi akan berkaca dengan film ini.
Disney-Pixar memang jagonya dalam menghadirkan film
yang tidak hanya bisa dinikmati oleh orang dewasa saja, tetapi juga seluruh
keluarga. Meski tidak semuanya bisa dikatakan berhasil, tapi bisa dibilang
tidak ada yang merugi. Beberapa bahkan mendapat sekuel yang masih tetap
dicintai. Salah satunya adalah film keluarga super The Incredibles 2.
Bagi yang menonton film pertama, pembukaan film ini
merupakan sambungan dari akhir film pertama saat Bob, Helen, Violet, dan Dash
bahu-membahu melawan penjahat yang bersenjatakan sebuah mesin pengeruk tanah,
The Underminer. Akibat “pertolongan” mereka yang malah mengundang kehancuran di
sana-sini, pahlawan super pun dinyatakan ilegal. Siapa pun yang ketahuan menggunakan
kekuatannya akan dihukum.
Jika pada film pertama, keluarga Parr bergelut dengan
identitas rahasia mereka, kini film berfokus usaha Bob dan Helen menjadi
orangtua yang baik bagi ketiga anaknya. Bob yang biasanya selalu tampil di
muka, kini harus berbagi peran dengan Helen yang rupanya lebih diminati,
sementara pria berbadan besar ini harus rela diam di rumah, mengawasi
Jack-Jack, membantu Dash mengerjakan PR, dan berkutat dengan masalah asmara
Violet.

Bisa dibilang, kisah Incredibles 2 ini mungkin terasa dekat bagi ibu-ibu milenial yang
bekerja. Betapa tidak, apa yang terjadi pada Helen, mungkin pernah pula
dialami. Di tengah-tengah pekerjaan, ditelepon oleh anaknya mengenai bahan
makanan yang habis atau membantu mengerjakan PR. Para bapak yang sempat diam di
rumah untuk mengurus anak juga bisa sedikit berkaca di film ini.
Mungkin sebagian penonton akan merasa bosan dengan “drama
keluarga” antara Helen dan Bob, namun untunglah tingkah polah Jack-Jack yang
lebih dieksplorasi dalam film ini bisa menjadi hiburan. Di sini juga, kita
akhirnya tahu apa saja kekuatan yang Jack-Jack miliki. Selain itu, sosok Edna
Mode yang fenomenal juga kembali muncul dan masih disuarakan oleh sutradara The Incredibles 2, Brad Bird.
Secara keseluruhan, ini adalah film liburan dengan
paket komplit yang tidak hanya akan menghibur semua kalangan. Mungkin, beberapa
isu yang diketengahkan agak berat bagi anak-anak, namun semua itu ditutup
dengan animasi menawan, adegan aksi yang memikat, dan kelakuan Jack-Jack yang
menggemaskan.

Hanya ada satu hal yang masih menyisakan pertanyaan. Ke
mana The Underminer yang muncul di awal film? Sosoknya digambarkan lenyap
begitu saja. Apakah mungkin disimpan untuk menjadi penjahat di film ketiga?
Kita tunggu saja.